Dampak negatif penggunaan whey protein dan solusinya

Banyak yang bertanya apa sih dampak negatif dari penggunaan Whey Protein? Hal ini sama dengan bertanya, apa sih dampak negatif dari makan nasi? Karena baik protein dan karbohidrat adalah sama-sama nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun perlu diingat apapun yang berlebihan pasti tidak baik untuk tubuh dan pasti akan memiliki dampak negatif, baik itu berlebihan makan nasi, minum air putih, kebanyakan vitamin, whey protein. Apalagi kelebihan zat bahaya seperti nicotin, narkotik dan obat-obat terlarang. Namun yang aneh, merokok yang sudah jelas dampak negatifnya saja tetap banyak disukai? Kok untuk mengkonsumsi whey protein yang jelas lebih banyak manfaatnya daripada dampak negatif, orang-orang banyak yang menghindari? Pertanyaan ini akan sangat lucu jika yang bertanya adalah perokok.

Namun akan sangat naif jika kami berkata whey protein sama sekali tidak memiliki efek samping. Dengan googling kita akan dapat dengan mudah mendapatkan artikel tentang dampak negatif kelebihan protein pada umumnya dan whey protein khususnya. Namun jika ditelisik lebih dalam, sebenarnya dampak-dampak negatif tersebut banyak yang masih menjadi perdebatan di kalangan medis dan belum terbukti ketika dilakukan pengujian terhadap masalah tersebut.

Dari sekian banyak artikel yang kami baca kami menemukan bahwa semua artikel tersebut (yang banyak mengambil dari sumber sumber medis) sepakat pada beberapa kesimpulan tentang dampak negatif penggunaan whey protein yang memang sudah terbukti pada beberapa kasus. Kami akan jabarkan apa saja dampak tersebut dan BAGAIMANA solusi agar kita dapat terhindar dari dampak tersebut mengingat bagaimanapun bagi kita yang aktif berolahraga dan membentuk tubuh protein sangat banyak memiliki manfaat positif dan WAJIB dikonsumsi (berikut artikel tentang pentingnya penggunaan whey protein) :

1. Dampak negatif terhadap penderita alergi

Bagi anda yang alergi susu sapi, maka whey protein bisa memiliki efek samping seperti menimbukan gatal-gatal, jerawatan hingga mencret, efek tersebut bisa berbeda pada tiap orang tergantung tingkat alergi orang tersebut. Ada yang minum sedikit saja sudah terjadi efek samping tersebut, ada yang jika minum dalam jumlah tertentu baru terasa efek samping tersebut. Atau bisa saja anda alergi terhadap bahan lain yang terkandung pada whey protein

Solusi : periksa ke dokter atau ahli gizi apakah anda memiliki alergi terhadap suatu zat atau nutrisi tertentu. Jika anda alergi susu sapi, maka gunakanlah sumber protein lain seperti beef atau telur. Jika anda alergi terhadap zat yang ada pada whey protein misalnya lactose, maka pilihlah whey protein yang tidak memiliki lactose, di sini pentingnya membaca nutrition facts sebelum menggunakan whey protein.

2. Dampak negatif bagi penderita penyakit kronis

Whey protein bisa berdampak negatif terhadap penderita fungsi hati dan ginjal atau diabetes (pada beberapa produk yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi). Namun bukan berarti whey protein bisa menyebabkan penyakit hati dan ginjal, jika sebelumnya anda tidak memiliki penyakit tersebut, maka whey protein aman untuk anda digunakan.

Solusi : konsultasikan pada dokter anda sebelum mengkonsumsi whey protein, seberapa banyak yang boleh anda konsumsi. Bagi anda penderita diabetes pilihlah whey protein dengan kandungan gula 0%, salah satunya adalah Iso Cool.

3. Dampak negatif jika digunakan berlebihan

Sebenarnya untuk kondisi di Indonesia lebih relevan jika berbicara mengenai bagaimana cara agar tidak kekurangan protein, karena kebanyakan rakyat Indonesia kesulitan mendapat protein berkualitas karena kurangnya dan mahalnya sumber protein di Indonesia. Namun, ada baiknya juga kita mencegah penggunaan whey protein secara berlebihan khususnya bagi fitness mania. Terlepas masih diperdebatkan ada atau tidaknya apa saja dampak kelebihan protein, secara alami kelebihan nutrisi apapun pasti memiliki dampak negatif termasuk whey protein, salah satunya adalah kelebihan whey protein bisa menyebabkan osteoporosis, mengingat pencernaan/sintesis protein yang mengandung banyak asam amino akan mengambil kalsium dari tulang.

Solusi : ketahuilah berapa jumlah protein yang anda butuhkan setiap hari dan berapa yang sudah anda dapatkan dari makanan sehari hari. Menurut AKG dibutuhkan minimal 50gr protein/hari untuk aktivitas normal dan 2gr x jumlah berat badan bagi anda yang aktif berolahraga. Misal berat badan anda 70kg maka dibutuhkan 2grx70 = 140gr protein/hari. Selain itu lengkapi juga kebutuhan nutrisi lainnya khususnya kalsium karena nutrisi yang “seimbang” adalah kunci keberhasilan program pembentukan tubuh anda.

4. Dampak negatif jika terdapat bahan berbahaya

Pada beberapa merk whey protein biasanya terdapat tulisan “no banned substance”, artinya dalam whey tersebut tidak terdapat bahan yang dilarang peredarannya oleh badan kesehatan dunia seperti WHO, badan pengawas obat dan makanan dunia seperti FDA, dan tentu badan pom dari Departemen Kesehatan RI. Namun tidak semua whey protein terdapat tulisan tersebut apalagi banyak whey protein yang dijual eceran dan banyak juga whey murah dari merk yang belum terjamin kualitasnya.

Solusi : sebisa mungkin gunakan whey protein yang sudah terdapat no bpom, namun karena kebanyakan whey protein yang beredar adalah barang impor dan untuk mendapatkan no bpom memerlukan waktu dan duit yang tidak “sedikit” (if you know what i mean), maka gunakanlah whey protein dari merk terkenal yang sudah terjamin kualitasnya dan telah disertifikasi oleh badan yang berwenang di negara asalnya seperti Ultimate Nutrition, Optimum Nutrition, Dymatize Nutrition (merk tersebut memiliki distributor resmi di Indonesia), produk kami di www.suplemenmurah.com semuanya didapat dari distributor resmi dan sebagian besar sudah memiliki no bpom.

Demikianlah beberapa efek samping penggunaan whey protein dan tentu solusinya agar efek tersebut tidak terjadi pada kita, sehingga kita masih bisa mengkonsumsi whey protein tanpa takut, mengingat jauh lebih banyak manfaat positifnya daripada efek sampingnya yang tidak seberapa. Apalagi bagi kita fitness mania, sangat sulit mendapatkan protein berkualitas dari makanan sehari-hari dan whey protein adalah salah satu protein terbaik di dunia. Bagi semua orangpun protein adalah salah satu nutrisi paling penting selain karbohidrat, vitamin, mineral dan air. Kekurangan protein akan berdampak sangat buruk bagi kehidupan tiap manusia, nanti kita bahas lain kali dampak negatif kekurangan protein yang tentunya lebih relevan dibahas di Indonesia dan harus dihindari.

Leave a Reply